PENGENDALIAN MANAJEMEN PROYEK
1.
Hakekat Proyek
Sebuah proyek adalah
sekumpulan kegiatan yang dimaksudkan untuk mencapai hasil akhir terentu yang
memiliki arti yang cukup pentig bagi kepentingan pihak manajemen. Sebuah proyek
dimulai ketika manajemen telah menyetujui sifat umum dari apa yang harus
dikerjakan dan yang telah disetujui tentang taksiran jumlah sumber daya yang
akan digunakan dalam mengerjakan pekerjaan tersebut.
Ada
beberapa jenis proyek antara lain;
- proyek yang dikerjakan oleh a selama beberapa hari atau minggu, mengerjakan kegiatan yang sama yang telah beberapa kali dilakukan sebelumnya.
- Proyek yang melibatkan ribuan orang yang bekerja selama beberapa tahun, mengerjakan pekerjaan yang belum pernah dikerjakan sebelumnya, seperti pada kasus proyek mendaratkan manusia pertamakali di bulan.
Perbandingan
dengan operasi rutin
- Sasaran tunggal
Sebauah
proyek biasanya mempunyai sasaran tunggal; operasi rutin mempunyai banyak tujuan.
Kinerja Proyek dapat dinilai dari bentuk hasil akhir yang diinginkan; kinerja
operasional haruslah dinilai dalam bentuk semua hasil yang telah dicapai oleh
manajemen.
- Struktur organisasi
Organisasi
proyek bertumpang tindih dengan organisasi operasional sistem, dan sistem
pengendalian manajemen bertumpang tindih dengan sisitem pengedalian manjemen
organisasional tersebut.
- Fokus pada proyek
Pengendalian
atas proyek fokus ada proyek dimana tujuannya adalah untuk menhasilkan produk
yang memuaskan dalam jangka waktu yang telah ditentukan dan pada tingkat biaya
yang optimum.
- Perlunya trade off
Proyek
biasanya melibatkan trade off anatar ruang lingkup , jadawal dan biaya. Biaya
dapat dikurangi dengan mengurangi ruang lingkup suatu proyek. Jadwal dapat dipersingkat
dengan menimbulkan biaya lembur.
- Standar yang Kurang Andal
Standar
kerja yang digunakan cenderung kurang dapat diandalkan pada proyek jika
dibandingkan dengan organisasi rutin.
- Seringnya terjadi perubahan dalam perencanaan
Kondisi
lingkungan yang tidak terduga dalam proyek konstruksi atau pengungkapan fakta
yang tidak diperkirakan sebelumnya selama pelaksanaan konsultasi dapat mengarah
kepada perubahan rencana.
- Ritme yang Berbeda
Irama
dari proyek berbeda dengan operasi rutin. kebanyakan proyek dimulai dari kecil
meningkat mencapai aktifitas puncaknya dan kemudian menurun dengan semakin
dekatnya penyelesaian hingga akhirnya yang harus dilakukan hanyalah
pemberesanya.
- Pengaruh lingkungan yang lebih besar
Suatu
proyek cenderung dipengaruhi oleh lingkungan external jika dibandingkan operasi
yang terdapat di dalam sebuah pabrik.
- Pengecualian
Perbedaan
ini tidak terlalu jelas terlihat. Sebuah usaha seperti perusahaan percetakan,
menghasilkan produk akhir yang sama; tetapi fokus pengendalian manajemen pada
organisasi seperti ini adalah pada totalitas kegiatan selama sartu bulan atau
satu periode tertentu.
- Lingkungan Pengendalian
Struktur
Organisasi Proyek
Organisasi
proyek merupakan organisasi sementara. Sebuah tim dibentuk untuk melaksanakan
proyek dan tim ini dibubarkan ketika tugasnya selesai. Jika proyek dilaksanakan
seluruhnya atau sebagian oleh kotraktor dari luar sponsor proyek sebaiknya
dengan menetapkan aturan kerja yang jelas dengan para personel kontraktor itu.
- Organisasi matrix
Organisasi
matriks merupakan pengaturan dimana para anggota suatu tim proyek ditarik
organisasi yang mensponsori, mereka akan mempunyai dua atasan.
- Evolusi struktur organisasi
Jenis
personel dan metode manajemen yang berbeda mungin tepat dilaksanakan pada
berbagai tahapan proyek. Pada tahap perencanaan sebuah proyek konstruksi pada
tahap pelaksaanaan royek peran utama adalah para manjer produksi.
Hubungan
Kontraktual
Jika
proyek dilaksanakan oleh kontraktor luar, maka tingkat pengendalian proyek akan
bertambah. Kontraktor dapat membawa sistem pengendaliannya sendiri ke dalam
proyek, dan sistem ini mungkin harus disesuaikan untuk memberikan informasi
yang dibutuhkan oleh sponsor. Kontrak memiliki dua jenis umum:
- Kontrak Harga Tetap
Kontraktor
setuju untuk menyelesaikan pekerjaan yang telah ditentukan pada waktu yang
telah ditentukan dengan harga tertentu. Biasanya, ada denda (penalti) jika
pekerjaan ini tidak diselesaikan sesuai dengan spesifikasi, atau jadwal yang
telah ditentukan tidak terpenuhi. Dalam kontrak harga tetap, sponsor
bertanggung jawab untuk mengaudit mutu dan jumlah dari pekerjaan urituk
memastikan bahwa ia tehh dikerjakan sesuai dengan spesifikasi.
- Kontrak Penggantian Biaya
Dalam
kontrak penggantian biaya, sponsor setuju untuk membayarkan biaya yang wajar
ditambah dengan suatu laba. Suatu kontrak dengan penggantian biaya layak untuk
digunakan jika ruang lingkup, jadwal, danbiaya proyek tidak dapat
dihitung secara meyakinkan dimuka.
- Perbandingan dalam Jenis -jenis Kontrak
Harga
untuk kontrak harga tetap ditawar atau diusulkan oleh kontraktor. Kontraktor
yang kompeten memasukkan penyisihan untuk kejadian tidak terduga, dan besamya
penyisihan ini bervariasi pada tingkat ketidakpastian. Kontrak harga tetap
adalah tepat ketika lingkup proyek dapat secara jelas dispesifikasikan di muka
dan ketika ketidakpastian rendah. Di dalam kontrak penggantian biaya, komponen
laba tau pembayaran jasa, biasanya harus ditetapkan dalam jumlah satuan
moneter.
- Variasi
Pada
kontrak insentif, tanggal penyelesaian atau target biaya, atau keduanya,
didefinisikan di muka, dan kontraktor diberi imbalan atas penyelesaian proyek
lebih awal dibandingkan dengan tanggal target atau penyelesaian proyek lebih
rendah dibandingkan dengan target biaya. Kontrak insentif merupakan jalan
tengah; kontrak tersebut adalah tepat ketika estimasi penyelesaian dan biaya
yang terjadi dapat dibuat dengan cukup layak.
Struktur
lnformasi
- Paket Kerja
Dalam
sistem pengendalian proyek, informasi disusun berdasarkan elemen-eiemen proyek.
Elemen yang paling kecil disebut paket kerja, dan cara di mana paket kerja ini
adalah kumpulan yang disebut struktur rincian pekerjaon (work breakdown
structure -WBS). Paket kerja adalah pertambahan pekerjaan yang dapat diukur,
biasanya dengan jangka waktu yang singkat. Jika proyek mempunyai paket-paket
pekerjaan yang sama masing-masing harus didefinisikan dengan cara yang samaa
agar supaya biaya dan informasi jadwal pekerjaan dapat dibandingkan dengan
paket pekerjaan yang serupa.
- Perkiraan Biaya Tidak Langsung
Sebagai
tambahan dari paket pekerjaan bagi pekerjaan proyek langsung, dibuat perkiraan
biaya untuk aktivitas administrasi dan aktivitas pendukung. Daftar akun, yang
merupakan aturan pembebanan biaya ke dalam proyek, dan wewenang memberikan
persetujuan dan kuasa penandatanganan yang spesifik ditentukan di muka.
- Perencanaan Proyek
Pada
tahap perencanaan, tim perencanaan proyek menggunakan perkiraan kasar yang
menjadi dasar pengambilan keputusan.pelaksanaan proyek sebagai titik awalnya.
Kotak dalam bagan ini lama-kelamaan akan diisi dengan nama-narna personel yang
akan mengelola pekerjaan tersebut. Pada proyek yang tidak terlalu rumit
sekalipun, ada rencana untuk perencanan yaitu uraian perencanaan setiap tugas,
siapa yang bertanggung jawab untuk pekerjaan itu, kapan pekerjaan itu harus
diselesaikan, serta hubungan antara tugas-tugas tersebut.
Hakikat
Perencanaan Proyek
Rencana
akhir terdiri atas tiga bagian yang berkaitan:
- Bagian lingkup (scope) menyebutkan spesifikasi setiap paket pekerjaan dan nama dari orang atau unit organisasi yang bertanggung jawab.
- Bagian jadwal (schedule) menyatakan estimasi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan setiap paket pekerjaan dan hubungan antara paket pekerjaan, yaitu paket pekerjaan yang mana yang harus diselesaikan sebelum paket pekerjaan yang lain dimulai.
- Biaya (cost) yang dinyatakan di dalam anggaran proyek, biasanya disebut anggaran pengendalian.
Analisis
Jaringan
Beberapa
alat tersedia untuk menyusun jadwal proyek. Ada yang dikenal dengan teknik
evaluasi dan penilaian program (PERT), dan metode jalur kritis (CPM).
Setiap
teknik mempunyai tiga langkah pokok:
(1)
memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk setiap paket pekerjaan,
(2)
mengidentifikasi saling ketergantungan antara paket pekerjaan dan
(3)
menghitung jalur kritis.
Perkiraan
waktu untuk melaksanakan tiap aktivitas ini diperlihatkan pada diagram. Satu
aktivitas yang menghubungkan dua kejadian, misalnya A dan B, menunjukkan bahwa
aktivitas yang mengarah kepada B tidak dapat dimulai sebelum peristiwa A
terjadi.
- .Jalur Kritis dan Waktu Senggang
Program
program komputer tersedia untuk menganalisis jaringan kerja proyek. Program ini
mengidentifikasikan jalur kritis, yaitu urutan kejadian yang membutuhkan waktu
total terpendek untuk menyelesaikan proyek.
- Probabilitas PERT
Perkiraan
waktu yang diperkirakan bagi setiap aktivitas dalam jaringan dibuat atas dasar
probabilitas. Tiga perkiraan dilakukan untuk setiap aktivitas; waktu yang
sangat mungkin terjadi, waktu optimis dan waktu pesimis.
Memperkirakan
Biaya
Demi
alasan kepraktisan, perkiraan biaya sering kali dibuat pada tingkat agregat
yang menggabuagkan beberapa paket pekerjaan menjadi satu. Sumber daya yang
digunakan pada masing-masing paket pekerjaan dikendalikan dalam hal kuantitas
fisiknya, bukan dalam bentuk biaya, sehingga membuat perkiraan biaya bagi
setiap paket pekerjaan tidak akan banyak memberikan manfaat.
Dalam
memperkirakan biaya, dua macam ketidaktahuan yang harus pertimbangkan.
- Ketidaktahuan yang diketahui adalah perkiraan biaya untuk aktivitas-aktivitas yang telah diketahui akan terjadi, misalnya menggali fondasi untuk rumah. Sifat pekerjaannya diketahui; dan biayanya, walaupun tidak diketahui, sering kali dapat ditaksir dalam batas-batas yang layak berdasarkan pengalaman masa lalu.
- Ketidak tahuan yang tidak diketahui. Untuk kegiatan ini, penaksir tidak tahu bahwa ini akan terjadi, dan oleh karenanya, tidak mungkin dapat memperkirakan biayanya. Penghentian pekerjaan, kerusakan karena badai atau banjir, tertundanya penerimaan bahan baku, kecelakaan, gagainya pengawas dari pihak pemerintah untuk bertindak secara tepat waktu, merupakan contoh-contoh kejadian ini.
Penyiapan
Anggaran Pengendalian
Anggaran
pengendalian dipersiapkan mendekati awal pekerjaan, memberikan, waktu yang
hanya cukup untuk meminta persetujuan oleh pengambil keputusan sebelum komitmen
dari biaya. Memperlambat penyiapan pengendalian anggaran sampai kepada hanya
pekerjaan akan dimulai, memastikan bahwa anggaran pengendarian memakai
informasi sekarang ini tentang cakupan dan jadwal, hasil analisis biaya, dan
data sekarang tentang tingkat gaji, harga-harga baharr, dan variabel lainnya
Aktivitas
Perencanaan yang Lain
Satu
perangkat aktivitas berhubungan dengan seleksi dan pengorganisasian personel.
Setelah personel mulai bekerja, mereka akan saling mengenal satu sama lain dan
menemukan di mana mereka cocok ditempatkan. di dalam,organisasi proyek, mereka
belajar tentang apa yang diharapkan dari mereka. Informasi yang dipelajari dan
harapan yang dikembangkan selama tahap ini merupakan bagian dari ikrim
pengendalian, dan mereka dapat mempunyai dampak yang besar pada keberhasilan
penyelesaian proyek.
- Pelaksanaan Proyek
Pada
akhir proses perencanaan proyek, bagi kebanyakan proyek akan terdapat
spesifikasi paket pekerjaan, jadwal, dan anggaran; begitu pula, manajer yang
bertanggung jawab atas setiap paket pekerjaan .yang teridentifikasi.
Pada
dasarnya baik sponsor maupun manajer proye menaruh perhatian kepada pertanyaan
:
- Apakah proyek akan selesai sesuai dengan tanggal penyelesaian yang telah dijadwalkan?
- Apakah penyelesaian pekerjaan akan memenuhi spesifikasi yang ditetapkan?
- Apakah pekerjaan akan dilaksanakan di dalam perikaan biaya yang telah ditentukan?
Hakikat
Laporan
Para
manajer memerlukan:
- Laporan kendala melaporkan baik masalah yang sudah terjadi (seperti keterlambatan yang disebabkan oleh sejumlah sebab-sebab yang memungkinkan) dan masalah di kemudian hari yang sudah diantisipasi.
- Laporan kemajuan (progress report) mernbandingkan jadwal aktual dan biaya dengan jadwal yang direncanakan dan biaya-biaya bagi pekerjaan yang telah selesai dan mereka memuat perbandingan yang sama untuk aktivitas overhead yang tidak langsung terkait dengan pekerjaan.
- Laporan keuangan (financial report) adalah laporan yang akurat dari biaya proyek yang harus disiapkan sebagai basis untuk pembayaran tiap termin kemajuan pekerjaan jika itu merupakan kontrak penggantian biaya; dan mereka biasanya diperlukan sebagai dasar pencatatan ayat-ayat akuntansi keuangan untuk kontrak harga tetap.
- Kuantitas Laporan
Untuk
memastikan bahwa semria kebutuhan akan informasi telah terpenuhi, akuntan
manajemen kadang-kadang membuat lebih dari jumlah optimum yang dibutuhkan dari
laporan. Laporan yang tidak diperlukan atau informasi tambahan yang terdapat di
dalam laporan, menimbulkan biaya tambahan dalam penyusunan dan pengiriman
informasi.
- Persentase Penyelesaian
Jika
persentase penyelesaian tidak dapat ditentukan dari data kuantitatif manajer
akan mengandalkan observasi pribadi, pertemuan-pertemuan dan sumber-sumber
informal yang lain sebagai dasar untuk menilai kemajuan.
- Merangkum Kemajuan
Pembayaran
termin kemajuan pekerjaan acapkali dilakukan ketika milestone yang ditentukan
telah dicapai. Jadi sistem biasanya memiliki beberapa metode pengumpulan
tiap-tiap paket pekerjaan, yang memberikan pengukuran keseluruhan atas
pencapaian
- Daftar Perbaikan
Mendekati
akhir proyek konstruksi, sponsor menyiapkan daftar butir-butir pekerjaan yang
masih harus diselesaikan, termasuk kelemahan yang perlu diperbalki. Pembayaran
termin yang telah dilakukan selama pelaksanaan proyek biasanya lebih kecil
daripada biaya ditambah dengan laba sampai dengan hari ini, sehingga dapat
menjadi pengaman dalam kasus seperti ini.
Penggunaan
Laporan
- Laporan Kendala
Para
manajer banyak menggunakan waktunya untuk menghadapi laporan kendala. manajer
harus memutuskan masalah mana yang akan mendapat perhatian pribadinya, yang
mana yang akan didelegasikan kepada orang lain, dan yang mana akan diabaikannya
dengan asumsi bahwa personel yang mengoperasikan akan mengambil tindakan
korektif yang diperlukan.
- Laporan Kemajuan
Pendekatan
untuk menganalisis laporan kemajuan adalah sesuatu yang telah dikenal sebagai
“pengelolaan dengan pengecualian.” Jika kemajuan pada suatu bidang tertentu
adalah memuaskan, maka tidak perlu diberikan perhatian atas bidang itu kecuali
untuk mengucapkan selamat kepada orang yang bertanggung jawab)
- Biaya untuk menyelesaikan
Dalam
laporan kemajuan mereka, beberapa organisasi membandingkan biaya aktual yang
terjadi sampai saai ini dengan biaya anggaran atas pekerjaan yang telah dilakukan
sampai saat ini. Organisasi yang lain melaporkan estimasi saat ini dari total
biaya untuk keseluruhan proyek, dibandingkan dengan biaya yang dianggarkan
untuk keseluruhan proyek tersebut. Jenis laporan yang terakhir disebutkan
adalah cara yang berguna untuk memperlihatkan bagaimana proyek diharapkan akan
selesai, asarkan estimasi biaya untuk menyelesaikannya dihitung dengan benar.
Sumber
lnformasi lnformal
Karena
laporan tertulis bersifat berwujud, penjelasan sistem pengendalian manaiemen
cenderung dipusatkan kepada mereka. Manajer mempelajari adanya potensi masalah
dan keadaan-keadaan yang dapat menyebabkan kemajuan aktual yang menyimpang dari
rencana sebelumnya, manajer juga memahami signifikansi dari laporan formal,
karena laporan-laporan ini mungkin tidak menguraikan kejadian-kejadian penting
yang mempengaruhi kinerja aktual.
Revisi
Jika
sebuah proyek ternyata kompleks atau memakan waktu yang panjang, terdapat
kemuingkinan besar bahwa rencana yang dibuat tidak dipenuhi satu atau lebih
dari ketiga aspeknya: ruang lingkup, jadwal, atau biaya. Kejadian yang umum
adalah ditemukan kemungkinan terjadinya kelebihan biaya-yaitu biaya aktual yang
melampaui biaya menurut anggaran. Jika hal ini terjadi, sponsor dapat
memutuskan untuk menerima kelebihan.dan
melanjutkan proyek sebagaimana awalnya direncanakan, memutuskan untuk
mengurangi ruang lingkup proyek dengan tujuan untuk mendapatkan hasil akhir
yang masih berada di dalam pembatasan biaya awalnya, atau memutuskan untuk
mengganti manajer proyek jika sponsor menyimpulkan bahwa kelebihan biaya
tersebut adalah tidak dibenarkan.
Audit
atas Proyek
Di
banyak proyek, audit atas mutu harus dilaksanakan pada saat pekerjaan sedang
dikerjakan. Jika pekerjaan tertunda, pekeiaan yang salah pada tiap paket
pekerjaan dapat disembunyikani mereka ditutupi oleh pekeriaan berikutnya. Pada
umumnya, audit yang dilakukan sembari proyek berjalan, adalah lebih disukai ia
dapat mengungkapkan potensi kesalahanyang dapat dikoreksi sebelum mereka
menjadi serius. Namun demikian, para auditor proyek sebaiknya tidak menggunakan
waktu dari mereka yang bertanggung jawab untuk menyelesaikan pekerjaan secara
berlebihan.
- Evaluasi Proyek
Evaluasi
Kinerja
Evaluasi
kinerja dalam pelaksanaan proyek mempunyai dua aspek:
(1)
Evaluasi terhadap manajemen proyek, dengan tujuan untuk membantu pengambilan
keputusan yang berhubungan dengan manajer proyek, termasuk imbalan, promosi,
kritik membangun, atau penugasan kembali.
(2)
Evaluasi dari proses pengelolaan proyek, dengan tujuan untuk menemukan cara yang
lebih baik dalam pelaksanaan proyek berikutnya.
- Cost Overrun
Ketika
biaya aktual melebihi biaya yang dianggarkan, maka dinyatakan terjadi cost
overrun.
- Peninjauan Kembali
Dengan
melihat kembali ke belakang, biasanya akan dapat ditemukan keadaan-keadaan di
mana keputusan yang “benar” temyata tidak dilakukan. Meskipun demikian,
keputusan yang dibuat pada saat itu dapat wajar sepenuhnya. Contoh manajemen
yang buruk adalah kegagalan manajer untuk memperketat sistem pengendalian yang
memungkinkan terjadinya pencurian, tetapi ini lebih sullt untuk dinilai karena
pengendaiian ketat yang berlebihan dapat memperlambat kemajuan proyek. Evaluasi
dapat mengidentifikasi beberapa peraturan yang menghalangi pelaksanaan proyek
secara efisien.
Evaluasi
hasil
Keberhasilan
sebuah proyek tidak dapat dievaluasi sampai setelah berlalunya cukup
banyakwaktu Hal ini dapat membutuhkan waktu bertahun tahun. Kecuali jika
dampaknya dapat diukursecara khusus, evaluasi seperti ini mungkin tidak
memiliki manfaat untuk dilakukan.
Kriteria
pemilihan dari proyek proyek yang hendak divaluasi:
- Proyek tersebut seharusnya cukup penting untuk dapat membenarkan dilakukannya pengeluaran dan usaha yang cukup banyak cralam sebuah evaluasi formal.
- Hasil yang di dapat biasanya harus dapat dikuantifisir
- Akibat dari variabel yang tidak dapat diantisipasi harus diketahui, atau setidak tidaknya yang mendekati, dan mereka seharusnya tidak menutupi dampak akibat perubahan yang terjadi pada asumsi saat proyek disetujui.
- Hasil dari evaluasi harus-mempunyai kesempatan yang baik untuk mengarah kepada dilakukannya suatu tindakan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar